Disertasi

Manfaat Implantasi Transepikardial Disertai Transseptal Autologous CD133 + Bone Marrow Cell terhadap Peningkatan Perfusi dan Fungsi Miokard Pasien Bedah Pintas Arteri Koroner (BPAK) dengan Fraksi Ejeksi Rendah. = Myocardial Perfusion and Function in Low Ejection Fraction Patient Following Coronary Artery Bypass Graft Surgery (CABG) with Transseptal and Transepicardial Autologous CD133 + Bone Marrow Cell Implantation.

Pasien-pasien dengan fraksi ejeksi rendah yang mendapatkan tindakan BPAK tidak menunjukkan perbaikan fungsi jantung yang bermakna. Pada penelitian ini, implantasi CD133 + secara transepikardial dan transseptal dilaksanakan untuk mengetahui manfaat terapi ini dalam perbaikan perfusi dan fungsi miokard pada pasien BPAK dengan fraksi ejeksi rendah. Sebanyak 30 pasien dengan penyakit jantung koroner yang memenuhi kriteria inklusi di RS Pusat Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta, Indonesia selama tahun 2016–2018 dengan fraksi ejeksi < 35% dirandomisasi ke dalam 2 grup. Grup perlakuan menjalani prosedur BPAK + CD133 + , grup kontrol menjalani prosedur BPAK saja. Semua subjek penelitian menjalani penilaian yang dilakukan sebelum dan 6 bulan pasca–tindakan berupa penilaian perfusi miokard dan fungsi melalui fraksi ejeksi, Wall Motion Score Index (WMSI), dimensi ventrikel, dan scar size menggunakan MRI. Penilaian kadar Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) menggunakan metode ELISA dan penilaian kualitas hidup menggunakan kuesioner Minnesota Living with Heart Failure (MLHFQ) dan Six minutes walking test. Karakteristik dasar kedua kelompok berimbang kecuali pada kelompok perlakuan mempunyai fraksi ejeksi yang lebih rendah secara bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol. Pada bulan ke-6 pasca-tindakan, perfusi miokard yang dinilai dengan defek perfusi didapatkan hasil yang tidak bermakna secara statistik pada kedua kelompok (p = 0.320). Pada penilaian fungsi miokard terdapat peningkatan yang bermakna pada fraksi ejeksi kelompok perlakuan (35,48 ± 11,32) dibandingkan kelompok kontrol (31,62 ± 7,89; p = 0,040), juga didapatkan perbaikan dari WMSI (p = 0,003) dan proporsi Scar Size (p = 0,047) yang bermakna pada kelompok perlakuan, namun didapatkan perbaikan yang tidak bermakna pada kelompok perlakuan pada penilaian dimensi ventrikel kiri yaitu Left Ventricular End Diastolic Volume (p = 0,060) dan Left Ventricular End Systolic Volume (p = 0,070). Peningkatan jumlah VEGF ditemukan bermakna pada kelompok perlakuan (p = 0,010). Kualitas hidup dinilai melalui parameter six minute walking test yang menunjukkan perbaikan yang bermakna pada kelompok perlakuan (p = 0,030), namun dalam MLHFQ didapatkan hasil yang tidak bermakna pada perbandingan kedua kelompok (p = 0,090).
Simpulan: Implantasi transepikardial dan transseptal Autologous CD133 + BMC dapat memperbaiki fungsi miokard pada pasien BPAK dengan EF < 35%.
Kata Kunci: BPAK, gagal jantung kronis, penyakit jantung koroner, stem cell.


CABG in patients with low ejection fraction showed to have less favourable outcome in improving cardiac function. This study aimed to assess the impact of transepicardial and transseptal implantation of autologous CD133 + bone marrow cell (BMC) in improving myocardial perfusion and function in low ejection fraction patients underwent CABG. Thirty patients with coronary heart disease and left ventricular ejection function (LVEF) < 35% in National Cardiovascular Centre Harapan Kita were randomly assigned into 2 groups. Intervention group had Coronary artery bypass grafting (CABG) with transseptal and transepicardial implantation of CD133 + while the other had CABG only procedure. Measurement of result was conducted by MRI before and 6 months after the procedure. Myocardial perfusion was assessed by perfusion defect. Function was measured by LVEF, WMSI, ventricle dimension, and scar size. Other measurements were level of VEGF assessed by ELISA, and quality of life assessment using Minnesota Living with Heart Failure Questionnaire (MLHFQ) dan Six minutes walking test. Baseline characteristics in both groups were similar except significantly lower preoperative EF in intervention group (25.88 ± 5.66) while in control group was (30.18 ± 3.85) (p = 0.033). The incidence of adverse event was similar in both groups. At 6 months, perfusion measurement was done by perfusion defect showed no significant improvement (p = 0.320). Function of myocardium were measured by ejection fraction showed significant improvement in in case group (p = 0.040), WMSI was significantly improved in case group compared to control group (p = 0.003), improvement in scar size proportion was also significant compared to control group (p = 0.047), but left ventricular end diastolic volume (LVEDV) (p = 0.060) and left ventricular end systolic volume (LVESV) (p = 0.070) showed no significant difference between groups. Measurement of VEGF showed significant improvement in intervention group (p = 0.010). Quality of Life was assessed by six minutes walking test showed significant improvement in case group (p = 0.030), however MLHFQ showed no significant difference in both groups (p = 0.090).
Conclusion: Transseptal and transepicardial autologous CD133 + bone marrow cell implantation in low ejection fraction patient following CABG improves myocardial function.
Keywords: CABG, coronary artery disease, chronic heart failure, stem cell.

Judul Seri
-
Tahun Terbit
2019
Pengarang

Tri Wisesa Soetisna - Nama Orang
Budhi Setianto - Nama Orang
Renan Sukmawan - Nama Orang
Anwar Santoso - Nama Orang

No. Panggil
D19003fk
Penerbit
Jakarta : Program Doktor Ilmu Kedokteran.,
Deskripsi Fisik
xix, 142 hal; ill; 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
Tanpa Hardcopy
D19003fkD19003fkPerpustakaan FKUITersedia
Image of Manfaat Implantasi Transepikardial Disertai Transseptal Autologous CD133 + Bone Marrow Cell terhadap Peningkatan Perfusi dan Fungsi Miokard Pasien Bedah Pintas Arteri Koroner (BPAK) dengan Fraksi Ejeksi Rendah. = Myocardial Perfusion and Function in Low Ejection Fraction Patient Following Coronary Artery Bypass Graft Surgery (CABG) with Transseptal and Transepicardial Autologous CD133 + Bone Marrow Cell Implantation.

Related Collection